Memasuki cuaca ekstrem ditandai dengan hujan intensitas tinggi disertai petir, membuat sejumlah daerah siap siaga termasuk Kota Probolinggo.

Guna mengantisipasi adanya bencana alam, Pemkot Probolinggo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar apel kesiapsiagaan, Senin (6/12). Ratusan personel pun disiapkan secara khusus.

Mereka di antaranya, 2 SSR personel dari Kodim 0820, 2 SSR personel dari Yon Zipur 10/2/Kostrad, 2 SSR personel Polresta Probolinggo, 2 SSR personel BPBD , 1 SSR personel Tagana, 1 SSR Damkar , 1 SSR personel dari Dinas PU dan 1 SSR personel DLH, 1 SSR personel Senkom, 1 SSR personel Linmas dan 1 SSR personel PLN.

Apel diihadiri Kapolresta AKBP Ambariyadi Wijaya, Dandim 0820 Letkol Inf. Imam Wibowo dan Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin sebagai inspektur upacara.

“Apel ini sengaja untuk mengantisipasi bencana alam karena kita tahu sendiri, intensitas hujan begitu tinggi. Melalui ini konsentrasi kita bisa lebih fokus,” ucapnya kepada awak media di Kantor BPBD Jalan Mastrip.

Ia menilai, Kota Probolinggo tak begitu rawan banjir. Biasanya banjir kiriman berasal dari selatan (Gunung Bromo).

“Kota Probolinggo belum potensi banjir sebab ini hanya tumpahan dari daerah atas seperti Bromo. Namun demikian akan kami antisipasi bersama sejumlah petugas ,” tambahnya.

Tak hanya apel, sejumlah alat disiapkan. Seperti pemotong kayu /gergaji mesin, genset, kendaraan, termasuk perahu karet.

Petugas juga akan menyebar dan menyisir sejumlah daerah yang memang dideteksi rawan potensi bencana.