DWP BPBD Kota Probolinggo gelar Halal bi Halal dibulan Syawwal 1443H

DWP BPBD Kota Probolinggo gelar Halal bi Halal dibulan Syawwal 1443H

 

Kedopok – Setelah hampir 2 tahun lamanya Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPBD Kota Probolinggo vakum dari beberapa kegiatan dikarenakan pandemi COVID-19, akhirnya pada hari Selasa tanggal 17 Mei 2022 bertempat di aula BPBD Kota Probolinggo DWP menggelar Halal bi Halal. Halal bi Halal ini dibuka secara resmi oleh Ketua DWP BPBD Kota Probolinggo Fivin Sugito Prasetyo.  Turut hadir para koordinator biro DWP beserta seluruh anggota yang tak lain adalah para Istri dari Staff dan Pimpinan BPBD Kota Probolinggo.

Ketua DWP BPBD Kota Probolinggo menyampaikan arahan agar para anggota senantiasa mempererat tali silahturahmi sesama anggota setelah sekian lama tak dapat dipertemukan dalam suatu forum. Tak lupa Fivin mengajak para anggota untuk selalu bersyukur atas rahmat Allah SWT sehingga kita semua dapat melewati situasi wabah dengan tetap tangguh dan siap untuk Selamat. Selain itu Fivin mengingatkan kepada para anggotanya untuk selalu terlibat dalam kegiatan yang telah diprogramkan bersama.

“…. kalau bisa, ibu-ibu (anggota DWP :red) disini berkenan untuk dilibatkan dalam kegiatan DWP baik tingkat OPD maupun Daerah. Sehingga yang aktif-aktif itu tidak hanya para srikandi namun juga anggota DWP lainnya” Ujar Fivin.

Dalam kesempatan yang lain, pertemuan ini diisi dengan sharing maupun diskusi ringan terkait apa saja yang dialami oleh para anggota. Ketua DWP berharap semoga dipertemuan rutin 2 Bulan(an) anggota yang hadir bisa lebih lengkap lagi.

 

Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo dalam sambutannya menyampaikan makna syawwal dengan tema GETAS, ya salah satu makanan khas jawa yang terbuat dari kelapa. Dengan memaknai GETAS diharapkan seluruh staff BPBD Kota Probolinggo dapat menyelesaikan semua permasalahan sampai tuntas serta menyimpan dengan baik secara internal sehingga tali silahturahmi, tali persaudaraan dan kekompakan tetap terjaga dengan baik.

Seluruh rangkaian acara ditutup dengan Doa dengan harapan seluruh yang hadir mendapatkan kebaikan didunia dan diakherat kelak. Tak lupa diakhir acara juga dilakukan foto bersama antara staff dan pimpinan beserta keluarga. (CNN)

 

 

 

 

 

 

BPBD terus siagakan petugas guna antisipasi bencana di masa liburan Idul Fitri 1443H

BPBD terus siagakan petugas guna antisipasi bencana di masa liburan Idul Fitri 1443H

Kedopok – Hingga H+5 liburan Idul Fitri Petugas BPBD Kota Probolinggo masih terus disiagakan guna mengantisipasi dampak kejadian bencana di Kota Probolinggo. Petugas yang terdiri dari staff maupun relawan PB disiagakan dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) PB ini mulai disiagakan semenjak H-7 hingga H+7 liburan Idul Fitri 1443 H.

Walikota Probolinggo Habib Hadi Zaenal Abidin melalui Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo menghimbau masyarakat yang masih berkegiatan dalam rangka Libur Hari Raya Idul Fitri agar senantiasa menjaga kondisi kesehatan dengan tetap memastikan mengikuti protokol kesehatan terutama ditempat keramaian dan mematuhi arahan petugas bilamana terjebak dalam kondisi darurat saat dalam perjalanan maupun disekitar lokasi kejadian. Tak lupa Kalaksa juga mengingatkan masyarakat Kota Probolinggo bilamana mendapati kondisi darurat bencana alam maupun non-alam untuk segera menghubungi Call Center 112 atau kanal media sosial milik Pemerintah Kota Probolinggo. (CNN)

Untuk liputan selengkapnya : https://youtu.be/IltKALS2SMQ

dr. Riswandi : Pusdalops PB BPBD Kota Probolinggo sudah cukup representatif sebagai Pusdalops Mandiri

dr. Riswandi : Pusdalops PB BPBD Kota Probolinggo sudah cukup representatif sebagai Pusdalops Mandiri

 

Kedopok – Ditengah suasana arus mudik lebaran kali ini, Pusdalops PB BPBD Kota Probolinggo mendapat perhatian dari BNPB yakni kunjungan Wakil Koordinator Tim pemantauan arus mudik dan arus balik dalam rangka Hari Raya idul fitri 1443H di provinsi Bali sekaligus Kepala Bidang Pengendalian Taktis dan Evaluasi Operasi BNPB dr. Riswandi, M.M pada hari jumat 29 April 2022.

Dalam kunjungan ini rombongan meninjau langsung ruang kendali Pusdalops PB BPBD Kota Probolinggo diterima langsung oleh Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo didampingi Kasie. K/L BPBD Kota Probolinggo Yudha Arisandy, Kasie. P/K Nurcholiq serta Kasie. R/ R Sholehuddin Ayyub.

Kalaksa menyampaikan bahwa salah satu program saat dirinya diberi amanah mengelola OPD yang berhubungan dengan kebencanaan di Kota Probolinggo adalah membangun Pusdalops. Harapannya Pusdalops ini mampu memberikan andil sesuai tupoksi yang telah diamanatkan oleh negara melalui UU.

“.. Pusdalops (ini) merupakan cita-cita saya semenjak saya berada di BPBD Kota Probolinggo, alhamdulillah hal ini telah terwujud berkat kerjasama rekan-rekan semua” ungkap Sugito.

Sementara itu dr. Riswandi menyampaikan bahwa untuk Kota Probolinggo dengan tingkat kerentanan bahaya yang sedemikian kecil mampu membangun Pusdalops Mandiri adalah patut diapresiasi dan dihargai.

“.. Pusdalops PB BPBD Kota Probolinggo sudah cukup representatif sebagai Pusdalops Mandiri” ujar Riswandi saat meninjau langsung ruang kendali Pusdalops PB BPBD Kota Probolinggo.

Selain itu pengembangan Pusdalops agar terus dimaksimalkan disesuaikan dengan kebutuhan Pemerintah dan Masyarakat khususnya dalam deteksi dini bencana.

dr. Riswandi juga menyoroti perlunya sentuhan inovasi terkait layanan masyarakat serta untuk lebih mengoptimalkan jejaring komunikasi radio. (CNN)

BPBD turut serta salurkan Bantuan Peduli Anak Yatim, Dhuafa serta tukang becak

BPBD turut serta salurkan Bantuan Peduli Anak Yatim, Dhuafa serta tukang becak

Ratusan warga menunggu penyaluran bantuan Pemerintah dalam program Probolinggo Peduli.

Kedopok – Dipenghujung bulan Ramadhan ini puluhan ribu warga Kota Probolinggo menerima bantuan dari Pemerintah Kota Probolinggo bekerjasama dengan BAZNAS Kota Probolinggo. Bantuan ini dikemas dalam program Probolinggo Peduli Anak Yatim, Dhuafa serta abang tukang becak. Penyaluran bantuan ini dilakukan serentak diseluruh kelurahan se-Kota Probolinggo pada hari Rabu 27 April 2022.

BPBD Kota Probolinggo turut serta membantu mendistribusikan paket bantuan dikelurahan Kareng Lor Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo. Kalaksa BPBD Kota Probolinggo bersama beberapa staff tampak turut membantu mendistribusikan paket bantuan untuk 154 jiwa yang terdiri dari Anak Yatim, dhuafa dan para tukang becak.

Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo menyampaikan dalam sambutannya ditengah-tengah warga bahwasanya Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah kepada warganya ditengah kondisi masa transisi pandemi. Pemerintah memahami kesulitan warga seperti masih terbatasnya stok minyak goreng dimasyarakat hingga dampak kenaikan harga BBM yang mengakibatkan sebagian saudara-saudara kita sesama warga Kota Probolinggo masih belum dapat menjalani hidupnya sepenuhnya.

 

Walikota Probolinggo Habib Hadi Zaenal Abidin berharap semoga bantuan yang disalurkan Pemerintah dapat meringankan beban warganya. Selain itu Walikota juga berharap semoga dalam rangka menyambut bulan Syawal yang tak lama lagi kita semua tak larut dalam eforia karena kita semua masih harus meningkatkan kewaspadaan meski pandemi ini belum berakhir.

Kalaksa juga menghimbau bagi warga Kota Probolinggo yang akan mudik keluar daerah agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan akan bahaya yang timbul selama berkegiatan diluar daerah. Sebelum meninggalkan rumah sebaiknya memastikan bahwa saluran listrik dan gas telah dalam kondisi aman bilamana perlu tak usah segan untuk meminta bantuan petugas keamanan guna mengantisipasi tindak kriminal.

Dalam kesempatan yang sama, BPBD Kota Probolinggo mendorong penguatan penerapan protokol kesehatan dengan meningkatkan penggunaan masker, HS dan mengurangi potensi resiko berkembangnya wabah pandemi. (CNN)

 

Antisipasi Dini Bencana Alam, BPBD Kota Probolinggo telah membentuk 19 Kalurahan Tanggap Bencana

Antisipasi Dini Bencana Alam, BPBD Kota Probolinggo telah membentuk 19 Kalurahan Tanggap Bencana

Mayangan – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dini menghadapi bencana, BPBD Kota Probolinggo hingga tahun 2022 ini setidaknya telah membentuk 19 Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana) dari 29 Kelurahan dan terbagi di 5 Kecamatan se Kota Probolinggo.

Berdasarkan Perka BNPB Nomor 1 Tahun 2012 Tentang Pedoman Umum Desa/Kelurahan Tangguh Bencana, Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana/Katana) adalah desa/kelurahan yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dalam menghadapi potensi ancaman bencana. Desa/kelurahan ini juga mampu memulihkan diri dengan segera dari dampak-dampak bencana. Sebuah Desa disebut mempunyai ketangguhan terhadap bencana ketika desa tersebut memiliki kemampuan untuk mengenali ancaman di wilayahnya dan mampu mengorganisasikan sumber daya masyaraka untuk mengurangi kerentanan sekaligus meningkatkan kapasitas demi mengurangi risiko bencana.
Pembentukan Kaltana lebih difokuskan pada kelurahan yang memiliki potensi bencana lebih besar. Prioritas ini dilakukan agar masyarakat memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana yang bisa muncul sewaktu-waktu. Dalam pembentukan, seluruh perangkat kelurahan diajak untuk memetakan kemungkinan bencana yang bisa saja terjadi di wilayahnya. Mereka juga diberikan pembekalan tentang bagaimana menghadapi situasi kebencanaan serta pelatihan untuk melakukan pengurangan resiko bencana. Kegiatan tersebut meliputi simulasi bencana, pembentukan rencana penanggulangan bencana, penyusunan rencana kontinjensi serta pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di kelurahan masing-masing.

Sementara itu menurut data BPS, Kota Probolinggo memiliki 5 Kelurahan Pesisir yang terletak di 2 kecamatan yakni kecamatan Pilang dan Kecamatan Mayangan yang berpotensi terkena bencana air rob (gelombang pasang) dan bencana lainnya.

“Hampir semua kelurahan (di Kota Probolinggo) memiliki potensi bencana, dari banjir, kebakaran, angin kencang hingga pohon tumbang,” kata NurCholiq Kasi Pencegahan & Kesiapsiagaan BPBD Kota Probolinggo.

Pemkot Probolinggo juga telah menyiapkan anggaran penanganan bencana melalui dana Biaya Tak Terduga (BTT) dari alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Anggaran tersebut dapat dikeluarkan sesuai kebutuhan dan bisa dialokasikan untuk berbagai upaya penanganan serta mitigasi kebencanaan. Dana tersebut disiapkan untuk penanganan berbagai macam bencana. Salah satunya fenomena La Nina yang diprediksi bisa terjadi sampai pertengahan tahun nanti.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo menyampaikan bahwa pada tahun 2022 ini selain senantiasa meningkatkan sinergi lintas OPD bidang kedaruratan, BPBD juga tengah menyiapkan personil terlatih serta didukung peralatan guna membantu evakuasi sewaktu-waktu. (CNN)

Kunjungi BPBD Kota Probolinggo, siswa-siswi TKIT Permata 2 Antusias Belajar mengenai Kebencanaan di ruang PUSDALOPS PB

Kunjungi BPBD Kota Probolinggo, siswa-siswi TKIT Permata 2 Antusias Belajar mengenai Kebencanaan di ruang PUSDALOPS PB

Dalam rangka mengenalkan dan mengedukasi masalah kebencanaan sejak usia dini, pada hari kamis (17/03/2022) puluhan siswa didampingi para pengajar TKIT Permata 2 Kedopok Kota Probolinggo mengunjungi BPBD Kota Probolinggo. Para siswa disambut hangat oleh Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo beserta staf dan juga relawan.

Di ruang Aula serbaguna, para siswa menyaksikan video mengenai bencana  dan upaya penyelematan. Dipandu Kasi Kedaruratan/ Logistik Yudha Arisandy, para siswa diajak mengenal apa dan bagaimana bencana itu terjadi dan bagaimana cara menghadapi sebuah kejadian bencana.

Setelah cukup menyaksikan Film terkait kebencanaan, para siswa mengikuti Simulasi Penyelamatan Saat Terjadi Gempa. Dipandu para relawan, siswa-siswi dan juga para ustadzah TKIT Permata 2 Kedopok mempraktekan upaya yang harus dilakukan jika berada disebuah lokasi (dalam gedung) saat terjadi gempa.

Mengingat banyaknya siswa serta terbatasnya daya tampung diruang Pusdalops PB, siswa-siswi dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama menyaksikan pemaparan dan pengenalan perlengkapan BPBD diantaranya perlengkapan Rescue (Pertolongan/ Penyelamatan).

Antusiasnya para siswa ini ditunjukkan dengan begitu semangatnya mencoba beberapa peralatan kebencanaan. siswa-siswi juga aktif bertanya ke para instruktur terkait nama dan fungsi alat yang ditampilkan.

Sementara itu diruang Pusdalops PB riuh dan semangat para siswa dalam menyimak penjelasan peralatan apa saja yang ditampilkan membuat Kalaksa BPBD Kota Probolinggo sedikit gugup menghadapi pertanyaan dan komentar para siswa.

Para siswa ini sahut menyahut merespon apa yang disampaikan kalaksa BPBD Kota Probolinggo diruang Pusdalops PB. Selain mengenal dan bisa mengetahui Informasi terkait Gempa, suhu dan juga informasi curah hujan hingga bagaimana suatu daerah dapat tiba-tiba terjadi banjir tak luput dari penjelasan Kalaksa kepada para siswa dan pendamping siswa yang tak lain adalah para guru.

Kunjungan ini diakhiri dengan pemberian paket Protokol Kesehatan yang terdiri dari Masker, Handsanitizer, Sabun Cuci tangan, Sabun mandi, disinfektan dan stiker jalur evakuasi oleh BPBD Kota Probolinggo kepada TKIT Permata 2 Kedopok. (CNN)

Puluhan anggota FPRB Kel Wiroborang kunjungi Pusdalops PB BPBD Kota Probolinggo

Puluhan anggota FPRB Kel Wiroborang kunjungi Pusdalops PB BPBD Kota Probolinggo

 

Probolinggo – Pada hari Sabtu (12/03/2022) sekitar pukul 09.00 WIB sekelompok orang memasuki halaman kantor BPBD Kota Probolinggo menumpang beberapa kendaraan. Ya, mereka tak lain adalah anggota masyarakat yang tergabung dalam Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kelurahan Wiroborang Kec. Mayangan Kota Probolinggo. Para anggota masyarakat ini sejatinya sedang mengikuti rangkaian acara pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana Tahun 2022.

Dalam kunjungan ini, rombongan didampingi lurah Wiroborang Firman Wigahadi Pratama, SSTP.  bersama Fasilitator Kegiatan FPRB Kota Probolinggo Eko Yudha. Rombongan disambut langsung oleh Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo serta turut mendampingi Kasi. P/K dan Kasi K/L BPBD Kota Probolinggo.

Ditengah suasana hangat dan bersahaja Kalaksa menyampaikan sambutan SELAMAT DATANG serta memberikan motivasi kepada peserta yang hadir serta menjelaskan bagaimana BPBD Kota Probolinggo memiliki rintisan Pusdalops PB Mandiri.

 

Setelah para peserta memasuki ruang Pusdalops, Kalaksa melanjutkan memberikan penjelasaan mengenai instrumen dan juga fasilitas yang dimiliki oleh Pusdalops PB diantaranya instrumen mitigasi bencana hingga Laporan Kejadian Bencana di Kota Probolinggo.

Tak cukup hanya pemaparan mengenai fungsi dan peran Pusdalops PB, para peserta antusias menyimak dan banyak yang mengajukan pertanyaan kepada Kalaksa.

Agenda “ngulik” ruang Pusdalops PB dilanjutkan dengan menyaksikan demonstrasi relawan dan TRC dalam “SRT” tehnik Rescue untuk pertolongan dan penanganan kejadian bencana.

Dipandu oleh instruktur Rescue BPBD Kota Probolinggo Moh. Ansori, para peserta mendapatkan penjelasan mengenai Keselamatan Diri serta pentinganya menggunakan Standar Keselamatan dalam sebuah penanganan kejadian bencana. Berbagai peralatan rescue yang dimiliki oleh BPBD Kota Probolinggo turut ditampilkan dalam kegiatan ini.

Bang Ori demikian sapaan akrabnya menjelaskan pentingnya memahami prinsip dasar keselamatan.

“Pertama, pentingnya memastikan keselamatan diri sendiri lalu orang lain hingga yang terakhir adalah korban” papar Bang Ori.

Bapak Sukotjo salah satu peserta pembentukan Keltana Kelurahan Wiroborang menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya telah dibangunnya Pusdalops PB serta memliki relawan-relawan tangguh khususnya dibidang Rescue atau Penyelamatan. Harapannya semoga di Kota Probolinggo para warganya mengerti bagaimana “Bersahabat dengan Bencana” dan Kota Probolinggo terhindar dari marabahaya yang dapat menimbulkan banyak korban jiwa dan materi. (CNN)

Presiden Jokowi Sampaikan Sejumlah Arahan pada Rakornas Penanggulangan Bencana

Presiden Jokowi Sampaikan Sejumlah Arahan pada Rakornas Penanggulangan Bencana

 

Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah arahan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai salah satu pilar utama penanganan bencana di Tanah Air. Presiden menyampaikan bahwa penanggulangan bencana harus dilakukan secara terpadu dan sistematik guna mewujudkan Indonesia tangguh terhadap bencana.

“Rencana Induk Penanggulangan Bencana tahun 2020-2044 harus dilaksanakan dengan penuh komitmen, penuh tanggung jawab. Semua tahapan harus dilaksanakan secara disiplin dan konsisten,” ucap Presiden dalam sambutannya secara virtual pada peresmian pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana 2022 di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu, 23 Februari 2022.

Dalam arahannya, Presiden meminta BNPB untuk terus berbenah diri, antara lain dengan menerapkan budaya kerja yang lebih siaga, antisipatif, responsif, dan adaptif. Menurut Presiden, budaya ini penting mengingat bencana datang secara tidak terduga.

“Bahkan, muncul bencana yang tidak terbayang sebelumnya. Salah satu contohnya adalah pandemi Covid-19. Semua ketidakterdugaan itu harus kita tangani untuk memperkecil risiko bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” imbuhnya.

Selain itu, Kepala Negara juga meminta BNPB untuk mengutamakan orientasi pencegahan. Presiden mengatakan bahwa beberapa jenis bencana dapat dikurangi atau dicegah sebelumnya, misalnya penghijauan dan penanaman vegetasi untuk mencegah terjadinya banjir maupun longsor.

“Ini di beberapa daerah agar ini dilakukan. Di Jawa Barat yang banyak, di Jawa Tengah yang banyak, di Sulawesi juga ada, NTB juga ada, agar penanaman vetiver lebih digalakkan, pelestarian lingkungan, bendungan, pendalaman sungai dan saluran air, dan lain-lainnya,” tambahnya.

Selanjutnya, Presiden meminta agar pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama meningkatkan infrastruktur untuk mengurangi risiko bencana. Namun, Presiden mengingatkan agar infrastruktur tersebut tidak hanya ditingkatkan saja, tetapi harus dicek secara berkala.

“Ini yang sering kita tidak disiplin di sini, cek secara rutin. Saya tahu, tidak semua pengadaan alat ini oleh BNPB. Tapi saya minta BNPB ikut terlibat dan mengingatkan kementerian/lembaga terkait untuk menjalankan tugasnya,” kata Presiden.

Di samping itu, Presiden juga meminta agar BNPB terus aktif mengajak aparat pemerintahan, baik pusat maupun daerah, untuk bersinergi agar program pembangunan yang dilakukan berorientasi pada tangguh bencana. Program pembangunan yang dilakukan diharapkan tidak menambah risiko bencana.

“Sering kita bangun lupa mengenai ini. Pengarusutamaan kebijakan yang tangguh bencana harus terus ditingkatkan,” lanjutnya.

Terakhir, Presiden mendorong BNPB untuk membangun sistem edukasi kebencanaan yang berkelanjutan, terutama di daerah rawan bencana. Hal ini penting dimulai sejak dini agar masyarakat terlatih untuk tanggap menghadapi bencana.

“Edukasi kebencanaan, budaya sadar bencana, harus dimulai sejak dini, dari setiap individu, dari keluarga, komunitas, sekolah, sampai lingkungan masyarakat. Gali berbagai kearifan lokal yang ada di masyarakat, latih masyarakat untuk tanggap menghadapi bencana, lakukan latihan, simulasi setiap saat, jangan menunggu sampai datang bencana,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Kepala BNPB Suharyanto.

Bogor, 23 Februari 2022
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

Cegah penyebaran Omicron, Pemerintah sasar fasdik dengan sterilisasi disinfektan massal

Cegah penyebaran Omicron, Pemerintah sasar fasdik dengan sterilisasi disinfektan massal

Kedopok – Diawal tahun 2022 ini tampaknya kasus COVID-19 yang sudah mulai mereda kembali menggeliat. Munculnya tren varian (COVID-19) baru ini disebut sejumlah ahli berdampak lebih masif dan tak mengenal usia. Hal ini yang mendasari Pemerintah Kota Probolinggo untuk segera mengambil langkah antisipasi sesuai dengan hasil Rapat Koordinasi Penanganana COVID-19 di Gedung Puri Manggala Bhakti beberapa hari yang lalu.

Dibidang Pendidikan misalnya, ditemukannya kasus aktif COVID-19 disejumlah sekolah negeri menjadikan perhatian Pemerintah. Pemerintah bersama instansi terkait berupaya semaksimal mungkin menekan beberapa kasus aktif di sekolah yang telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Sebagai langkah Awal, atas arahan Ketua Satgas COVID-19 Kota Probolinggo sekaligus Walikota Habib Hadi Zaenal Abidin – BPBD melakukan penyemprotan disinfektan secara massal dibeberapa sekolah yang telah melaksanakan PTM namun terindikasi memilki kasus aktif dikalangan siswa maupun pengajarnya.

Sementara itu DINKES PPKB berupaya akan selalu memantau dan melaksanakan surveilence berkala ke beberapa sekolah yang telah melaksanakan PTM.

Pemerintah juga mendorong terkait capaian vaksinasi dosis 2, secara total kota Probolinggo telah mencapai 70,92 %, untuk kategori lansia 9,240 orang (45,37%) [Data : Info Covid-19 Kota Probolinggo tertanggal 08/02/2022].
Pemerintah Kota juga telah menyiapkan Vaksin Booster bagi warganya yang telah menunaikan vaksin dosis ke 2 minimal 6 bulan sebelumnya. Ketua PMI Cabang Kota Probolinggo Mega Guntara, SE mengatakan bahwa PMI siap melayani masyarakat yang ingin vaksin boster dengan ketersediaan stok yang ada namun syaratnya telah menerima vaksin dosis ke 2 jaraknya 6 (enam) bulan sebelumnya. (CNN)

Walikota berikan bantuan terhadap warga terdampak ambrolnya plengsengan Sungai Legundi

Walikota berikan bantuan terhadap warga terdampak ambrolnya plengsengan Sungai Legundi

Kademangan – Hari Senin (07/02/2022) Walikota Habib Hadi Zaenal Abidin berkenan memberikan bantuan bagi warga yang (sebagian) rumahnya ambrol dibantaran Sungai Legundi Jl. KH. Fadhol Kademangan Kota Probolinggo. Turut mendampingi Walikota Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo, Kepala Dinsos PPA Rey Suwigtyo, serta Camat Kademangan Ghofur Effendy bertemu dengan warga yang terdampak. Dalam kesempatan ini Habib menyerahkan secara langsung bantuan dari Pemerintah Kota melalui BPBD yakni Tenda, makanan siap saji, perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan kebersihan. Sementara itu bantuan melalui Dinas Sosial berupa beras.

Habib juga telah meninjau lokasi sebagian rumahnya yang berdekatan langsung dengan pondasi plengsengan sungai yang ambrol. Habib meminta pihak kelurahan untuk memberitahukan warganya yang juga mendiami rumah yang berdekatan dengan pinggir sungai untuk lebih berhati-hati dan memeriksa dengan seksama kondisi disekitar rumah.

“.. Saya minta pak Lurah dengan jajarannya untuk keliling bertemu dengan warga antispisasi agar kejadian seperti ini  dapat diantisipasi lebih dini..” minta Habib

 

 

Kalaksa BPBD Kota Probolinggo menyampaikan bahwa hari ini BPBD menerjunkan beberapa TRC & Relawan untuk membantu mengurangi dampak pasca ambrolnya plengsengan sungai. Kegiatan memasang terpal penutup dan beberapa lembar bambu bersusun ini merupakan langkah antisipasi minimal agar kondisi TKM (Tempat Kejadian Musibah) tidak bertambah luas.

“… Kita telah memasang beberapa terpal yang bertujuan untuk bila terjadi hujan airnya tidak langsung menggerus tanah yang ambrol. Sekalian kita beri penutup sementara dari bambu agar kondisi warga tidak sering lalu lalang/ melintas di area rawan longsor… ” jelas Kalaksa.

Sebelumnya dinformasikan bahwa beberapa hari yang lalu tepatnya hari Kamis (03/02/2022) 2 (dua) warga yakni Sura (67) dan Julianto (47) melaporkan bahwa sebagian rumahnya ambrol akibat pondasi plengsengan sungai tergerus arus. Pemangku wilayah setempat dibantu BPBD mengevakuasi korban serta rumahnya guna mengurangi dampak kejadian susulan. Alhamdulillah kejadian tersebut tidak sampai memakan korban jiwa. (CNN)