Ratusan warga menunggu penyaluran bantuan Pemerintah dalam program Probolinggo Peduli.

Kedopok – Dipenghujung bulan Ramadhan ini puluhan ribu warga Kota Probolinggo menerima bantuan dari Pemerintah Kota Probolinggo bekerjasama dengan BAZNAS Kota Probolinggo. Bantuan ini dikemas dalam program Probolinggo Peduli Anak Yatim, Dhuafa serta abang tukang becak. Penyaluran bantuan ini dilakukan serentak diseluruh kelurahan se-Kota Probolinggo pada hari Rabu 27 April 2022.

BPBD Kota Probolinggo turut serta membantu mendistribusikan paket bantuan dikelurahan Kareng Lor Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo. Kalaksa BPBD Kota Probolinggo bersama beberapa staff tampak turut membantu mendistribusikan paket bantuan untuk 154 jiwa yang terdiri dari Anak Yatim, dhuafa dan para tukang becak.

Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo menyampaikan dalam sambutannya ditengah-tengah warga bahwasanya Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah kepada warganya ditengah kondisi masa transisi pandemi. Pemerintah memahami kesulitan warga seperti masih terbatasnya stok minyak goreng dimasyarakat hingga dampak kenaikan harga BBM yang mengakibatkan sebagian saudara-saudara kita sesama warga Kota Probolinggo masih belum dapat menjalani hidupnya sepenuhnya.

 

Walikota Probolinggo Habib Hadi Zaenal Abidin berharap semoga bantuan yang disalurkan Pemerintah dapat meringankan beban warganya. Selain itu Walikota juga berharap semoga dalam rangka menyambut bulan Syawal yang tak lama lagi kita semua tak larut dalam eforia karena kita semua masih harus meningkatkan kewaspadaan meski pandemi ini belum berakhir.

Kalaksa juga menghimbau bagi warga Kota Probolinggo yang akan mudik keluar daerah agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan akan bahaya yang timbul selama berkegiatan diluar daerah. Sebelum meninggalkan rumah sebaiknya memastikan bahwa saluran listrik dan gas telah dalam kondisi aman bilamana perlu tak usah segan untuk meminta bantuan petugas keamanan guna mengantisipasi tindak kriminal.

Dalam kesempatan yang sama, BPBD Kota Probolinggo mendorong penguatan penerapan protokol kesehatan dengan meningkatkan penggunaan masker, HS dan mengurangi potensi resiko berkembangnya wabah pandemi. (CNN)