Pada hari Selasa (16/11/2021) curah hujan diwilayah selatan Kota Probolinggo terindikasi mulai meningkat sejak pukul 16.00 WIB,  BPBD Kota Probolinggo menyiapkan beberapa langkah antispisasi dini diantaranya dengan memeriksa langsung ketinggian serta debit air dibeberapa titik sungai yang menjadi “langganan” aliran banjir. Berdasarkan citra radar BMKG untuk wilayah diselatan Probolinggo tepatnya diKecamatan Bantaran dan sekitarnya terpantau hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Akibatnya debit air kali bades terpantau meningkat seiring dengan meningkatnya intensitas hujan diwilayah selatan Kuripan Probolinggo.

Kalaksa BPBD Kota Probolinggo melalui Pusdalops memerintahkan tim relawan untuk segera memeriksa debit dan ketinggian air dibeberapa sungai yang kerap dilewati aliran air dengan volume besar. Tim relawan ini diposisikan dibeberapa titik rawan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Beberapa titik rawan aliran sungai yang melintas di Kota Probolinggo, antara lain :

  1. DAM Kali Kedunggaleng di Kelurahan Kedunggaleng Kecamatan Wonoasih
  2. Kali Bungor di Kelurahan Kedungasem Kecamatan Wonoasih
  3. Jembatan Kedungasem diKelurahan Kedungasem Kecamatan Wonoasih
  4. DAM Keleb di Kelurahan Kareng Lor Kecamatan Kedopok

 

DAM KALI KEDUNGGALENG

Pantauan tim saat tiba dilokasi DAM Kali Kedunggaleng Kecamatan Wonoasih pada pukul 18.15 WIB terpantau aliran air masih dalam ambang batas aman. Bahkan tampak beberapa warga yang masih mencari ikan ditepi sungai.

 

 

 

 

 

 

 

 

JEMBATAN KALI BUNGOR

Setelah dari Kedunggaleng, tim bergerak menuju jembatan yang melintas diatas kali Bungor Kelurahan Kedungasem Kecamatan Wonoasih. Saat itu terpantau aliran air dengan debit cukup namun masih dalam ambang batas aman. Beberapa relawan sudah tampak siaga dan terus memonitor kondisi kali Bungor.

 

 

 

 

 

 

 

JEMBATAN KEDUNGASEM

Masih di Kecamatan yang sama yakni Wonoasih, tim bergerak menuju jembatan Kedungasem dimana diwilayah tersebut terdapat 2 kawasan rawan bencana (banjir) yakni di RW. 05 dan RW. 07 Kelurahan Kedungasem. Diatas jembatan ini masih terpantau air dari barat jembatan sudah mulai menurun seiring cuaca diwilayah selatan probolinggo berangsur cerah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAM KELEB SUMBERKARENG

Ini merupakan lokasi terakhir dimana pantauan debit air untuk memastikan bahwa area Kota Probolinggo sementara ini masih dalam keadaan AMAN dan Terkendali. DAM yang terletak di Kelurahan Kareng Lor Kecamatan Kedopok ini tidak menunjukkan aliran air yang mengkhawatirkan.