Pada hari Kamis (23/12/2021) pukul 18.40 WIB Kota Probolinggo dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Pada saat yang bersamaan diwilayah pantai utara kota Probolinggo juga dilanda “WaterSpout”. Akibatnya beberapa wilayah diKota probolinggo mengalami pohon tumbang dan genangan air.

Menurut rilis dari BMKG, Waterpout adalah fenomena masuknya kolom pusaran air yang tertarik masuk kedasar awan. Pusaran angin yang lebih dikenal dengan istilah “Belalai Gajah” ini layaknya angin puting beliung namun terjadinya (angin) ini hanya dipermukaan air laut.

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kota Probolinggo, tercatat setidaknya 4 wilayah Kecamatan di Kota Probolinggo yang terdampak adanya Pohon tumbang.

1. Kecamatan Mayangan

Berada diJalan A. Yani (timur simpang flora) pohon tumbang mengakibatkan tiang PLN dan Telekomunikasi rusak dan telah dilakukan penanganan oleh instansi terkait.

2. Kecamatan Kanigaran

Lokasi berada di Jl. KH. Dewantara Perum KTI mengakibatkan beberapa genteng rumah rusak dan jaringan listrik disekitar lokasi perlu perbaiki. Tidak ada korban jiwa pada kejadian ini dan telah dilakukan penanganan oleh instansi terkait.

 

3. Kecamatan Wonoasih

Pohon tumbang berada di  Jalan IR.Sutami kelurahan Pakistaji menyebabkan akses jalan terhambat dan telah dilakukan penanganan oleh TRC BPBD Kota Probolinggo bersama instalasi terkait.

4. Kecamatan Kedopok

Diwilayah ini setidaknya 2 kelurahan terdampak yakni kel. Jrebeng Lor dan Jrebeng Kulon.

Dikelurahan Jrebeng Lor, pohon tumbang mengakibatkan Jalan Sunan Ampel sedikit terganggu dan setelah dilakukan penanganan oleh tim gabungan dari BPBD, damkar, DLH dan dibantu warga sekitar., akses jalan Sunan Ampel dapat kembali lancar.

Sementara itu dikelurahan Jrebeng Kulon, Pohon tumbang menimpa rumah warga di Jl. Musi tepatnya didepan masjid Al -Ishlah. Selain bagian (depan) rumah, 1 unit mobil Toyota Avanza jura turut tertimpa pohon. Kerugian hingga berita ini ditulis belum dilaporkan. Namun kejadian ini telah ditangani langsung oleh tim gabungan BPBD Kota Probolinggo bersama instansi terkait.

Dalam laporan tertulis yang dterima Pusdalops, terdapat juga lokasi terdampak yakni di seputar Jl. Basuki Rahmat dan Jl. Raden Wijaya Wiroborang serta genangan akibat air rob di Kampung Dok Mayangan.

Pemerintah Kota Probolinggo melalui Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo menghimbau kepada warga masyarakat agar senantiasa waspada serta mengantisipasi dampak akibat curah hujan yang mengguyur Kota Probolinggo setidaknya untuk 3 (tiga) hari kedepan. Berdasarkan pantauan Citra Radar/ Satelit BMKG, curah hujan yang mengguyur Kota Probolinggo semakin tinggi intensitasnya serta diserta angin dan petir.

Untuk pantauan terkini kondisi cuaca  wilayah Kota Probolinggo, BPBD Kota Probolinggo melalui PUSDALOPS merilis info terkini melalui jejaring media sosial. (CNN)