Kedopok – BPBD Kota Probolinggo melalui Pusdalops PB telah menerbitkan rangkuman sebaran data kebencanaan selama tahun 2022. Hingga penghujung akhir tahun 2022 ini tepatnya per tanggal 31 Desember 2022 telah disusun KALEIDOSKOP KEBENCANAAN KOTA PROBOLINGGO Tahun 2022 yang merupakan Rangkuman Sebaran Data Kebencanaan di Kota Probolinggo selama kurang lebih 1 (satu) tahun.

Berdasarkan data Indeks Resiko Bencana Indonesia (IRBI) Tahun 2021 yang diterbitkan oleh BNPB Kota Probolinggo memiliki setidaknya 5 (lima) potensi ancaman bencana. Hujan Lebat disertai Angin Kencang, Kebakaran, Banjir, Bencana Air Rob, serta Erupsi Gunung Bromo merupakan potensi ancaman bencana yang akan dihadapi oleh masyarakat Kota Probolinggo.

Sementara itu, rilis BMKG menyebutkan bahwa selama tahun 2021 dinamika atmosfer serta dampak dari badai siklon tropis menyebabkan potensi Geo-Hidrometeorologi di wilayah Kota Probolinggo salah satunya meningkatnya curah hujan diserta angin dan petir. BMKG menghimbau kepada seluruh mitra K/L, pemerintah daerah dan stakeholder, serta masyarakat untuk terus memonitor perkembangan cuaca, iklim, dan gempabumi, serta peringatan dini kondisi ekstrem (cuaca, gelombang laut, iklim, dan tsunami) dari BMKG melalui berbagai kanal resmi, serta meningkatkan kewaspadaan di daerah-daerah yang rawan terhadap bencana Geo-Hidrometeorologi.

Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo menjelaskan ditahun 2022 ini BPBD Kota Probolinggo mencatat terdapat 88 buah Kejadian Bencana yang melanda wilayahnya. Hujan deras disertai angin yang menyebabkan pohon tumbang disejumlah wilayah di Kota Probolinggo masih mendominasi dengan jumlah 60 buah kejadian. Selain pohon tumbang, hujan deras juga menyebabkan sejumlah 10 titik tergenang air hingga menyebabkan meningkatnya debit air disungai legundi. Kurang lebih 123 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat peningkatan/ luapan aliran sungai legundi. Hujan deras ini juga mengakibatkan 2 (dua) buah rumah roboh namun dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kalaksa menambahkan potensi bencana lain di Kota Probolinggo adalah Kebakaran. Kebakaran yang menyebabkan sebagian korban kehilangan tempat tinggal ini tercatat ada 13 kejadian. BPBD bersama unsur pendukung kedaruratan lain senantiasa memberikan edukasi dan sosialisasi guna mencegah atau meminimalkan terjadinya bahaya kebakaran.

Disisi lain, BPBD juga turut mendukung upaya penanganan Pencarian dan Pertolongan (SAR) yakni membantu BASARNAS dalam pencarian korban Kecelakaan Laut akibat perahu dihantam ombak dilaut. Dalam upaya ini BPBD menerjunkan 1 (satu) tim Rescue Laut.

Pemerintah Kota Probolingo senantiasa menghimbau warga masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta antisipisasi perubahan cuaca ekstrem. Dimasa peralihan tahun 2022-2023 ini BMKG memprediksi masih terdapat potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana Geo-Hidrometeorologi. Tetap mengikuti perkembangan cuaca maupun kondisi meteorologi melalui kanal resmi BMKG, atau dapat mengikuti kanal resmi BPBD Kota Probolinggo. (CNN)