Dengan dikomandani kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Probolinggo YUDHA ARISANDY, S.AP, M.Si, tim yang terdiri dari staff dan relawan mendapatkan kesempatan langsung mengunjungi PUSDALOPS-PB BPBD Jawa Timur.

Kegiatan ini diinisiasi oleh kasi K/L sebagai penanggungjawab operasional Pusdalops PB BPBD Kota Probolinggo. Setelah berkonsultasi dengan kalaksa BPBD Kota Probolinggo maka dirasa perlu untuk melaksanakan “anjangsana atau silahturahim” ke Pusdalops BPBD Jatim.

Setiba digedung PUSDALOPS-PB BPBD Jawa Timur, tim diterima langsung oleh Manajer Pusdalops BPBD Jatim Dino Andalananto, S.Kom.

Dalam pengantar awal, Yudha menyampaikan maksud dan tujuan tim datang ke Pusdalops BPBD Jatim adalah untuk mendapatkan arahan terkait Pelaporan penanganan sebuah kejadian (bencana) di kota Probolinggo. Selain itu pula tim yang beranggotakan 4 personel ini juga ingin mendapatkan penjelasan mengenai SOP dan tata laksana di Pusdalops.

Dalam diskusi yang menarik dan dalam suasana keakraban, Dino memperkenalkan diri dan jumlah tim yang terlibat dalam jajaran Pusdalops.

Lebih lanjut Dino menjelaskan bahwa dalam hal Pelaporan sebuah kejadian disebuah Pusdalops merupakan kegiatan rutin dan memiliki mekanisme yang baku. Pelaporan yang dimaksud dimulai dari Pelaporan piket, saat (penanganan) kejadian hingga Pelaporan Harian. Selera pimpinan dalam hal ini yang membutuhkan laporan menjadi kunci bagaimana laporan disusun. Beliau mencontohkan bahwa dalam kurun waktu 2 tahun ini bentuk laporan yang diinginkan para pemangku kebijakan adalah ringkas dan disertai foto.

Setelah mendapatkan paparan mengenai tupoksi Pusdalops dan lain-lain, diskusi dilanjutkan dengan melihat langsung sistem informasi terpadu yang terhubung dengan berbagai stake holder diantaranya BNPB, BMKG, LAPAN, bidang Vulkanologi, dan Kementrian Kehutanan.

Saat ini Pusdalops BPBD Jatim tengah mengembangkan sistem informasi kebencanaan yang disebut SMART PB. Aplikasi ini membantu para relawan dalam mengorganisir data dan informasi yang dibutuhkan Pusdalops.

Dalam sistem komunikasi, Pusdalops BPBD Jatim dilengkapi dengan Jaringan Internet berkecepatan tinggi serta menggunakan jaringan satelit untuk komunikasi antar BNPB dengan BPBD provinsi maupun daerah. Selain itu pula divisi jaringan dan informasi data Pusdalops difasilitasi dengan CommBi (Communication Mobile). Truk yang telah dimodifikasi ini digunakan unyuk membantu fungsi Pusdalops dalam menyediakan fasilitas informasi dan komunikasi di daerah bencana. (cnn)