Dipimpin langsung oleh Kalaksa BPBD Kota Probolinggo, rombongan mengambil bantuan dari BNPB di Jakarta.

 

Pada hari Rabu (26/01/2022) Pemerintah Kota Probolinggo menerima Hibah (Bantuan) Peralatan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa 1 unit mesin perahu bermotor (perahu karet). Bantuan ini diserahterimakan oleh Bapak Pambudi Suroyo Jati selalu Kasubdit Perencenaan & Pemenuhan Logistik/ Peralatan BNPB kepada Walikota Probolinggo yang diwakili langsung oleh Kalaksa BPBD Kota Probolinggo  Sugito Prasetyo.

BNPB mengharapkan bantuan ini berguna bagi Kota Probolinggo untuk mengatasi kendala dilapangan terutama dikejadian yang membutuhkan kapal/ perahu untuk evakuasi warganya. “Harapannya bantuan ini dapat berguna dan tidak menjadi beban bagi daerah yang menerima” ucap Pambudi saat menerima Kalaksa BPBD Kota Probolinggo diruangan.

Pambudi menambahkan bahwa saat ini BNPB sedang menyusun kajian terkait bagaimana efektifitas logistik serta peralatan Kebencanaan yang saat ini masih tersimpan di BNPB.

Hingga saat ini BPBD Kota Probolinggo telah memliki 2 unit perahu (karet) dengan 2 unit mesin perahu.

Kalaksa BPBD Probolinggo didampingi Kasi. Kedaruratan & Logistik Yudha Arisandy setelah proses pemberkasan selesai menuju ke gudang penyimpanan BNPB untuk mengambil peralatan berupa mesin perahu (karet). Sebagai informasi mesin perahu berkapasitas 18 PK merupakan mesin pendorong perahu kategori sedang.

Kalaksa BPBD Kota Probolinggo menyampaikan bahwa mesin perahu ini akan menambah daya dukung peralatan evakuasi dalam situasi banjir. “….Harapannya semoga dengan bantuan ini dapat membantu rekan-rekan “RESCUE” yang ingin mengevakuasi warga terjebak banjir di Kota Probolinggo..” imbuh Kalaksa.

BPBD Kota Probolinggo senantiasa menghimbau masyarakat dalam masa pancaroba ini untuk meningkatkan kewaspadaan akan datangnya musim hujan dengan intensitas tinggi atau lebat. Dan tak lupa untuk tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari wabah pandemi COVID19 terutama telah berkembangnya varian baru OMiCRON. Pemerintah RI telah menyiapkan setidaknya untuk beberapa segmen masyarakat yang dinilai rentan. (CNN)