Rabu (8/1) siang, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mengajak relawan penanggulangan bencana makan bareng di tenda posko siaga bencana. Tenda yang didirikan di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ini beroperasi 247, artinya selama 24 jam untuk 7 hari.

Di kesempatan itu, Habib Hadi-sapaan wali kota dapat bercengkrama dengan para relawan yang berjiwa sosial membantu pemerintah. Beberapa pesan pun disampaikan orang nomor satu di Kota Probolinggo itu. Seperti mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan di sekitarnya. “Jangan membuang sampah sembarangan. Peka-lah terhadap lingkungan masing-masing,” ucapnya.

Menurut wali kota, sejatinya penyebab banjir adalah dimulai dari diri sendiri. Untuk itu, masyarakat harus merubah perilaku tidak baik yang dapat menyebabkan banjir. “Jangan sampai pemerintah yang disalahkan kalau sudah bencana banjir datang. Kita harus mengevaluasi diri sendiri dulu,” pesan Habib Hadi.

“Saya mengapresiasi tugas para relawan yang sudah mau berusaha keras. Terima kasih. Jika ada sesuatu hal yang ingin disampaikan silahkan utarakan,” sambung wali kota memotivasi para relawan.

Makan bareng bersama relawan itu juga diikuti Kepala Bakesbangpol Achmad Sudiyanto, Ketua Komunitas Probolinggo 4×4 Teguh Bagus Sujawanto, Kepala BPBD Sugito Prasetyo.  Di Kota Probolinggo terdapat 22 orang relawan cegah banjir, diantaranya petugas monitoring keliling wilayah dan bersiaga di posko. BPBD juga punya agen bencana banjir yang tugasnya hampir sama dengan relawan cegah banjir.