Kademangan – Hari Senin (07/02/2022) Walikota Habib Hadi Zaenal Abidin berkenan memberikan bantuan bagi warga yang (sebagian) rumahnya ambrol dibantaran Sungai Legundi Jl. KH. Fadhol Kademangan Kota Probolinggo. Turut mendampingi Walikota Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo, Kepala Dinsos PPA Rey Suwigtyo, serta Camat Kademangan Ghofur Effendy bertemu dengan warga yang terdampak. Dalam kesempatan ini Habib menyerahkan secara langsung bantuan dari Pemerintah Kota melalui BPBD yakni Tenda, makanan siap saji, perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan kebersihan. Sementara itu bantuan melalui Dinas Sosial berupa beras.

Habib juga telah meninjau lokasi sebagian rumahnya yang berdekatan langsung dengan pondasi plengsengan sungai yang ambrol. Habib meminta pihak kelurahan untuk memberitahukan warganya yang juga mendiami rumah yang berdekatan dengan pinggir sungai untuk lebih berhati-hati dan memeriksa dengan seksama kondisi disekitar rumah.

“.. Saya minta pak Lurah dengan jajarannya untuk keliling bertemu dengan warga antispisasi agar kejadian seperti iniĀ  dapat diantisipasi lebih dini..” minta Habib

 

 

Kalaksa BPBD Kota Probolinggo menyampaikan bahwa hari ini BPBD menerjunkan beberapa TRC & Relawan untuk membantu mengurangi dampak pasca ambrolnya plengsengan sungai. Kegiatan memasang terpal penutup dan beberapa lembar bambu bersusun ini merupakan langkah antisipasi minimal agar kondisi TKM (Tempat Kejadian Musibah) tidak bertambah luas.

“… Kita telah memasang beberapa terpal yang bertujuan untuk bila terjadi hujan airnya tidak langsung menggerus tanah yang ambrol. Sekalian kita beri penutup sementara dari bambu agar kondisi warga tidak sering lalu lalang/ melintas di area rawan longsor… ” jelas Kalaksa.

Sebelumnya dinformasikan bahwa beberapa hari yang lalu tepatnya hari Kamis (03/02/2022) 2 (dua) warga yakni Sura (67) dan Julianto (47) melaporkan bahwa sebagian rumahnya ambrol akibat pondasi plengsengan sungai tergerus arus. Pemangku wilayah setempat dibantu BPBD mengevakuasi korban serta rumahnya guna mengurangi dampak kejadian susulan. Alhamdulillah kejadian tersebut tidak sampai memakan korban jiwa. (CNN)