Peringati HKB tahun 2024, BPBD gelar Simulasi dan Apel Siaga SPAB

Dihadapan para bapak/ ibu guru serta ratusan siswa, Kalaksa mengingatkan bahwasanya Apel kali ini merupakan kegiatan Pra-bencana dimana dalam fase ini mencakup kegiatan sosialisasi, mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Selain itu ruang lingkup Penanggulangan Bencana juga terdapat di fase Tanggap Darurat serta Pasca Bencana. Kalaksa menambahkan bahwa terkait kebencanaan, BPBD selalu siap sedia untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan stake holder lain.

Peringatan HKB tahun 2024 di Kota Probolinggo

Mayangan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo melakukan simulasi penanganan bencana banjir dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2024 di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo Jawa Timur (Jatim), Minggu (28/04/2024).

Kegiatan tersebut melibatkan personel BPBD, TAGANA, anggota Babinsa, masyarakat sekitar, dan relawan dari berbagai organisasi. Simulasi ini disaksikan langsung oleh lurah Mangunharjo Kota Probolinggo.


Lurah Mangunharjo Hari Setyoyani menyampaikan, simulasi penanganan banjir melibatkan kurang lebih puluhan peserta dari berbagai kalangan.

"Kegiatan Simulasi ini diadakan kali pertama yang digelar di kelurahan Mangunharjo di dukung oleh BPBD, Tagana (Dinsos), Rumah Zakat kota Probolinggo" Sambut Hari.

Adapun Kelurahan Mangunharjo dipilih sebagai lokasi simulasi untuk mengingatkan kembali bahwa Mangunharjo merupakan salah satu Kelurahan Tangguh Bencana Kota Probolinggo.  

“Mangunharjo ini adalah salah satu dari beberapa kelurahan yang telah menyandang status Kelurahan Tangguh Bencana. Tentunya kita berharap Kelurahan Mangunharjo dapat menjadi contoh bagi kelurahan lain untuk lebih aktif mengadakan Sosialisasi Penanggulangan Bencana kepada warganya ” ujar Nurkholiq selaku Kasie. Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Probolinggo.

Terpisah, Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo didapuk sebagai Pembina Apel SPAB yang dilaksanakan di lingkungan SMK Ahmad Yani Kota Probolinggo, Senin (29/04). Dihadapan para bapak/ ibu guru serta ratusan siswa, Kalaksa mengingatkan bahwasanya Apel kali ini merupakan kegiatan Pra-bencana dimana dalam fase ini mencakup kegiatan sosialisasi, mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Selain itu ruang lingkup Penanggulangan Bencana juga terdapat di fase Tanggap Darurat serta Pasca Bencana. Kalaksa menambahkan bahwa terkait kebencanaan, BPBD selalu siap sedia untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan stake holder lain.

Bahkan, bilamana perlu para siswa didampingi bapak/ ibu guru dapat menimba ilmu di kantor BPBD. Selain peralatan evakuasi bencana, para siswa juga dapat belajar tentang bagaimana cara kerja Sistem Peringatan Dini Bencana yang telah dikembangkan oleh BPBD Kota Probolinggo.(CNN)

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT