foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
Visi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Probolinggo Tahun 2015-2019 yakni : “TERWUJUDNYA KOTA PROBOLINGGO YANG AMAN DAN SEJAHTERA MELALUI PENANGGULANGAN BENCANA YANG TANGGAP, CEPAT DAN TEPAT “Read More...

BPBD

KOTA PROBOLINGGO

Hari Kesiapsiagaan Bencana merupakan suatu momen untuk melatih kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Mengingat kerentanan, keterpaparan masyarakat terhadap potensi ancaman bencana di Indonesia masih cukup tinggi.

Dalam upaya menggugah kesadaran dan menciptakan budaya aman di antara masyarakat, BNPB berinisiasi mengusulkan agar tanggal 26 April dijadikan sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana. Tanggal ini dipilih bertepatan memperingati sebelas (11) tahun lahirnya Undang-Undang No. 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Maksud dari HKB adalah membangun awareness/ kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana dengan cara membangun partisipasi semua pihak,  tujuannya membangun kapasitas dan kapabilitas semua pihak terkait kesiapsiagaan bencana,  sasarannya seluruh orang yang tinggal di Indonesia selamat dari bencana dan Tema kegiatan ini adalah  “Siaga bencana dimulai dari diri kita, keluarga dan komunitas”

Kota Probolinggo turut serta memperingati dan mensukseskan Hari Kesiapsiagaan Bencana dimana BPBD Kota Probolinggo melaksanakan  kegiatan evakuasi mandiri  yang bertempat di Kantor BPBD Kota Probolinggo degan melibatkan peserta sebanyak 140 orang terdiri atas Perwakilan Siswa siswi dan Guru SMKN dan SMAN se-Kota Probolinggo, Relawan penanggulangan bencana, Senkom dan seluruh aparatur BPBD. BPBD Kota Probolinggo mengundang narasumber dari Pihak PMI dan Pemadam Kebakaran guna Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman untuk siswa siswi SMKN dan SMAN di Kota Probolinggo agar tanggap dalam mengantisipasi bencana dan menerapkan dalam lingkungannya baik di sekolah maupu di masyarakat.

Disamping itu melalui Surat Walikota Probolinggo nomor 360/1347/425.210/2018 tanggal 24 April 2018 perihal peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana maka instansi pemerintah, swasta, dunia usaha dan komunitas masyarakat juga turut mensukseskan dengan beberapa kegiatan misalnya melakukan uji sirine, pemasangan rambu rambu evakuasi di lingkungan dan pemasangan spanduk/banner HKB.